Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bahari. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Mei 2022

Pantai Pasir Putih Malikan Jember Jatim

Pantai Pasir Putih Malikan Jember Jatim

Pasir Putih Malikan Jember

Sepulang berlibur dari Bali, kami sempatkan mampir ke Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Malikan Jember. Terakhir kami ke Pantai Pasir Putih Malikan Jember ini pada tgl. 27 Nopember 2009, itu lebih dari 12 tahun yang lalu. Dan juga sudah kami tulis dalam blog ini, dengan judul Pantai Papuma Surga di Jember. Ternyata hanya sedikit perubahan yang terjadi. Tempat parkir lebih luas, tempat makan yang lebih rapi, adanya ayunan, dan perubahan di Siti Hinggil.

Dulu pintu masuk Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Malikan Jember setelah melalui Obyek Wisata Pantai Watu Ulo, tetapi sekarang melalui jalur lain.

Meskipun mendung karena seharian turun hujan, pemandangan yang indah di Pantai Pasir Putih Malikan Jember masih kami dapatkan. Rindu kami betul-betul terobati melihat pemandangan ini. Menurut kami, pemandangan Pantai Pasir Putih Malikan Jember unik, berbeda dengan beberapa pantai yang sudah pernah kami datangi.

Galeri Foto Pasir Putih Malikan Jember

papuma
Pantai Pasir Putih Malikan
Obyek Wisata Jember
Obyek Wisata Jatim
Obyek Wisata Jawa Timur Papuma Pasir Putih Malikan
Pantai Papuma
Pantai Papuma

Lokasi Obyek Wisata Pantai Pasir Putih Malikan


Minggu, 15 Mei 2022

Wisata Pantai Melasti Ungasan Badung Bali

Wisata Pantai Melasti Ungasan Badung Bali

Wisata Pantai Melasti Ungasan Badung Bali

Bali merupakan pulau yang selalu menarik dengan budaya dan tempat wisatanya. Salah satunya adalah Pantai Melasti, obyek wisata yang memiliki keunikan, keindahan, dan keunggulan tersendiri seperti Pantai Pandawa. Pantai Melasti berlokasi di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan Kabupaten Badung, Bali.


Tentang Pantai Melasti Ungasan Badung Bali

Melasti Beach jaraknya 26 km dari kota Denpasar, dan dari Bandara Ngurah Rai sekitar 18 km. Jika kita lihat di Google Maps, Pantai Melasti letaknya dekat dengan Pantai Pandawa, Pantai Green Bowl, dan Pantai Batu Pageh yang sudah terkenal lebih dahulu. Jadi sekali jalan, kita dapat mengunjungi pantai-pantai tersebut. Akses jalan pun sudah tersedia dengan baik.

Disebut dengan nama Pantai Melasti dikarenakan pantai ini sering digunakan masyarakat Bali dalam menjalankan ajaran Tri Hita Karana untuk menjalankan upacara Melasti setiap menyambut tahun baru Caka. Tapi di pantai ini tidak hanya untuk upacara Melasti, juga ngaben, pengelukatan, dan upacara adat lainnya.

Pantai Melasti Ungasan, dulunya masuk kategori salah satu pantai tersembunyi, karena lokasi pantai berada di balik bukit kapur yang menjulang tinggi. Sebelum ada jalan aspal yang membelah bukit kapur seperti saat ini, untuk menuju lokasi bibir Melasti Beach Ungasan, pengunjung harus menuruni dan menaiki ratusan anak tangga. Karena lokasi pantai yang terisolasi, membuat Melasti beach di Ungasan tidak banyak wisatawan yang tahu. Yang datang kesana hanyalah masyarakat yang akan mengikuti upacara adat.

Atasi rayap di bangunan, kursi, dipan, dan peralatan kayu lainnya dengan TIRAYAP 200 SL

Sejak tahun 1993 sampai 2017 dilakukan rintisan pembuatan jalan akses ke Pantai Melasti untuk mempermudah pelaksanaan upacara adat dan agama dengan membelah tebing kapur sampai ke sisi pasir putih pantai menuju Pura Segara (Pantai). Mulai saat itulah banyak wisatawan yang mulai datang menikmati indahnya Pantai Melasti Ungasan.

Ada banyak kegiatan wisatawan yang bisa dilakukan di pantai ini, mulai dari duduk-duduk menikmati pemandangan alam, bermain pasir yang putih bersih, berendam diantara batu karang, berenang, snorkeling, foto prewedding, atau sekedar menikmati sunset. Fasilitas kamar mandi untuk membilas badan setelah mandi air laut juga disediakan, sangat bersih. Atau pingin menikmati kursi berjemur kayak bule-bule? Anda tinggal sewa Rp. 100.00,- Anda bisa bergaya seperti bule.

Bahkan tempat ini asyik loh buat janji sakral dengan pasangan. Ketika kami kesini, ada dekorasi bunga cantik, kami pikir spot foto yang disediakan oleh Pantai Melasti. Istri langsung minta foto di tempat tersebut (Kami jadikan foto pembuka di atas). Eh... beberapa menit kemudian, datang pasangan pengantin melakukan upacara pernikahan di tempat tadi.

Katanya sih di pantai ini ada air terjun musiman. Tapi saat kami datang, kami tidak melihatnya. Mungkin karena ini musim kemarau sehingga airnya kering.

Harga Tiket Masuk


KATEGORIHARGA TIKET
Tiket Masuk DewasaRp 8.000,-
Tiket Masuk AnakRp. 3.000,-
Parkir motorRp. 2.000,-
Parkir mobilRp. 5.000,-

Untuk jam operasional di Pantai Melasti Ungasan Wisata Bali buka 24 jam nonstop. Jadi Anda bisa datang dan pergi kapan saja.

Galeri Foto

Liburan ke Melasti Beach Piknik ke Pantai Melasti
Berlibur ke Badung Tamasya ke Bali
Obyek Wisata Bali Tempat Rekreasi Badung
Ungasan Melasti Beach Melasti Beach
Jalan-jalan ke Badung Pelesir ke Bali
Melasti Beach Pantai Melasti
Darmawisata Melasti Beach Tur ke Pantai Melasti
Wisata Badung Wisata Bali

Detail Pantai Melasti Wisata Bali

Nama Tempat Wisata Pantai Melasti
Kategori Wisata Wisata Alam - Wisata Bahari - Wisata Pantai
Wisata Provinsi Obyek Wisata Bali
Wisata Daerah Tempat Wisata Badung
Alamat Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung, Bali
Wisata Lain Terdekat Pantai Petitenget, Pura Taman Ayun Mengwi, Pantai Batu Bolong, Sangeh Bali Monkey Forest, Air Terjun Nungnung, Bali Swing Abiansemal, Kuta Theater, Desa Wisata Petang, Pantai Berawa, Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, Pantai Kuta, Pantai Batu Belig, Tanah Wuk Sangeh, Waterbom Bali, Pantai Pandawa

Lokasi


Minggu, 23 November 2014

Wisata Pulau Onrust Kepulauan Seribu DKI Jakarta

Wisata Pulau Onrust Kepulauan Seribu DKI Jakarta

Rating : 81 dari 100 berdasarkan 44 review

Pulau Onrust Kapal Kepulauan Seribu

Setelah puas mengeksplor Pulau Kelor, sekarang kami menuju Pulau Onrust. Pulau Onrust dari kata bahasa Belanda yang artinya Tidak Pernah Beristirahat. Di masa penjajahan Belanda pulau ini menjadi lokasi bongkar muat komoditas milik VOC dan tempat galangan kapal. Aktifitas 24 jam inilah yang menyebabkan orang Belanda menyebutnya Onrust atau Unrest dalam bahasa Inggris. Tetapi orang Indonesia jaman dulu menyebutnya Pulau Kapal karena banyak lalu-lalang kapal dan tempat kapal diperbaiki. Sumber lain menyatakan nama pulau ini diambil dari bangsawan Belanda penguasa pulau ini yaitu Baas Onrust Cornelis van der Walck.


Tentang Pulau Onrust

Sebelum Belanda datang, pulau ini tempat peristirahatan raja-raja Banten. Kemudian terjadi sengketa antara kerajaan Banten dan kerajaan Jayakarta. Ketika Belanda datang dan gagal memonopoli perdagangan di Banten, Belanda mengalihkan perhatiannya ke Jayakarta. Belanda membantu Jayakarta merebut Pulau Onrust. Belanda berhasil, dan pada tgl 10-13 Nopember 1610 Belanda diberi hak oleh Pangeran Jayakarta mengambil kayu untuk pembuatan kapal di teluk Jayakarta. Pada tahun 1613 berkembang membuat galangan kapal dan gudang kecil di Pulau Onrust, yang pada akhirnya Pulau Onrust dikuasai oleh Belanda.

Pada tahun 1800 Pulau Onrust atau Pulau Kapal diluluhlantakkan oleh Inggris. Tiga tahun kemudian dibangun lagi oleh Belanda. Tahun 1810 dihancurkan lagi oleh Inggris dan diduduki sampai tahun 1816. Tahun 1827 dibangun kembali oleh Belanda. Tahun 1883 Tanjung Priok mulai dibangun, pada masa inilah Pulau Onrust mulai kehilangan peranannya sebagai dermaga dan galangan kapal.

Tahun 1905 dimanfaatkan sebagai Sanotarium TBC. Tahun 1911 sampai dengan 1933 digunakan sebagai Karantina Haji. Kemudian dialihfungsikan lagi jadi penjara kaum pemberontak sampai dengan tahun 1940. Tahun 1942 - 1946 dijadikan Penjara Tawanan Perang oleh penguasa saat itu, baik Jepang ataupun oleh Sekutu.

Ketika Indonesia sudah merdeka, Pulau Onrust dimanfaatkan sebagai Rumah sakti Karantina penyakit menular (hingga 1960), Latihan Militer, Penampungan gelandangan dan pengemis (1960-1965). Sempat terjadi pembongkaran material di tahun 1968 oleh penduduk sekitar. Untuk melindungi peninggalan di pulau tersebut, Gubernur Ali Sadikin Tahun 1972 memutuskan Pulau Onrust sebagai pulau bersejarah.

Wisata Kepulauan Seribu

Apa Yang Ada di Pulau Onrust saat ini?

Menara Keket

Menara keket Wisata Kepulauan Seribu ini adalah bangunan jaman Belanda yang digunakan sebagai tempat jaga walaupun sekarang sudah tidak digunakan lagi. Biaya masuk ke Menara Keket Rp 5.000,-/orang.

Museum Onrust

Di museum Wisata Kepulaun Seribu ini kita bisa melihat berbagai macam arkeologi bersejarah pada zaman kolonial.

Puing Bekas Bangunan Belanda

Reruntuhan bekas bangunan Belanda yang dulu digunakan sebagai gudang, sanotarium, karantina haji, penjara, dll. Beberapa sumber menyebutkan D.N. Aidit gembong PKI pernah dipenjara di pulau ini.

Puing Bangunan Belanda di Pulau Onrust

Pemakaman Pribumi

Beberapa literatur menyebutkan bahwa SM Kartosuwiryo pemimpin DI/TII dieksekusi dan dimakamkan di Pulau Onrust, walaupun menurut Fadli Zon tgl 5 September 1962 dengan menggunakan kapal LCM (Landing Craft Mechanized) dieksekusi di Pulau Ubi. Sementara Arkeolog Candrian Attahiyat menyangkal makam Kartosuwiryo di Pulau Ubi dengan alasan Pulau Ubi sudah tenggelam tahun 1954 setelah ditinggalkan penduduknya eksodus ke Pulau Untung Jawa. Ada bukti prasasti mengenai relokasi seluruh penduduk Pulau Ubi ke Untung Jawa.

Pemakaman Belanda

Pulau Onrust bagian barat laut ada 42 makam orang Belanda abad ke-17 dan 18 yang dipagari tembok. Beberapa di antaranya menggunakan batu alam di atasnya. Hanya empat makam yang masih bisa dikenali.

Makam pertama Cornelius Willemse Vogel yang pernah menjadi Baas Van Onrust (1695-1738). Baas dalam bahasa belanda adalah Kepala atau pengawas. Lahir di Edam, Negeri Belanda tahun 1695 dan meninggal di Pulau Onrust tahun 1738. Berarti berumur 43 tahun. Kata Baas inilah yang menjadi Bos dalam bahasa Indonesia.

Makam kedua Johanna Kalf. Papan petunjuk menjelaskan perempuan ini adalah istri seorang bangsawan Belanda yang juga mati muda, sekitar 23 tahun saja.

Makam ketiga Anna Adriana Duran putri Bastian Duran. Lahir di Pulau Onrust pada 19 Desember 1763, meninggal dunia 19 September 1772. Usianya hanya 9 tahun. Menurut buku yang ditulis orang Belanda umur pendek itu karena pengaruh blue clay (tanah lempung biru) yang ada di daerah tropis.

Yang keempat yang paling menarik adalah makam Maria vande Velde. Sebuah puisi yang menggambarkan kepiluan dipahat abadi pada batu andesit pusaranya dalam Bahasa Belanda. Terjemahannya kurang lebih artinya sebagai berikut :

Lahir tanggal 29 Desember 1693 di Amsterdam,

"Jenazah Maria Van de Velde

Dimakamkan di sini

Yang patut masih dapat hidup

Bertahun-tahun

Seandainya Tuhan berkehendak

Tetapi ternyata, Jehova (Tuhan)

Telah menghalangi dia dengan kematian

Maria telah pergi,

Maria telah tiada!

Tetapi, tidak! Saya tarik kembali kata itu.

Sebagai yang diucapkan tanpa berpikir

Dan itu dapatlah

Karena ketergesa-gesaanku,

langsung dihukum!

Sekarang baru Maria hidup.

Sekarang ia hidup dengan Tuhannya

Lahir di Amsterdam

Pada tanggal 29 Desember 1693

Wafat pada tanggal 19 November

Di Pulau Onrust tahun 1721"

Mungkin karena puisi ini, sehingga muncul cerita-cerita misteri. Sebagian orang percaya dia meninggal karena penyakit tropis, sebagian lagi percaya dia mati bunuh diri. Beberapa orang mengaku penampakan dia berbaju pengantin masih sering muncul di Pulau Onrust.

Dihuni Dua KK

Pulau Onrust atau Pulau Kapal yang merupakan Wisata DKI Jakarta, kini dihuni oleh dua Kepala Keluarga (KK) yang mana mereka telah tinggal di sini sebelum pulau disahkan sebagai bangunan cagar budaya oleh Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin tahun 1972.

Musholla dan Warung Makan

Pengunjung Pulau Onrust tidak perlu takut tidak bisa menunaikan kewajibannya kepada Tuhan karena ada Musholla di pulau ini, juga ada warung makan.

OK deh, capek cerita soal Pulau Onrust. Mari kita lanjutkan wisata kita ke Pulau Cipir. Pulau Cipir sudah memanggil-manggil kita.

Galeri Foto

Pariwisata DKI Jakarta Tamasya Pulau Kapal
Pakansi ke Pulau Onrust Piknik ke Kepulauan Seribu
Kepulauan Seribu Pulau Onrust Kapal
Pulau Onrust Kapal Kepulauan Seribu
Banyak Tikus di rumah Anda? Basmi aja dengan Ratgone 500gr, gak bikin tikus kapok...

Detail Pulau Onrust Kepulauan Seribu

Nama Tempat Wisata Pulau Onrust (Pulau Kapal)
Kategori Wisata Wisata Alam - Wisata Bahari - Wisata Pantai
Wisata Provinsi Wisata DKI Jakarta
Wisata Daerah Wisata Kepulauan Seribu
Alamat Letaknya berdekatan dengan dua pulau lain yang termasuk Wisata Taman Arkeologi Onrust, yaitu Pulau Kelor, Pulau Cipir, dan Pulau Bidadari, Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Wisata Lain Terdekat Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Kelor (Pulau Kerkhof), Pulau Cipir (Kahyangan Islang), Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Sepa, Pulau Pelangi, Pulau Macan, Pulau Putri

Lokasi


Sabtu, 22 November 2014

Wisata Pulau Kelor Kepulauan Seribu DKI Jakarta

Wisata Pulau Kelor Kepulauan Seribu DKI Jakarta

Rating : 90 dari 100 berdasarkan 53 review

Wisata Pulau Kelor Kepulauan Seribu

Bosan dengan hiruk-pikuknya kota Jakarta? Jenuh dengan kemacetan? Kenapa tidak berlibur di Kepulauan Seribu saja yang sunyi dan tentunya bebas kemacetan. Ayo lepaskan beban hidup sejenak, mari kita berangkat ke kepulauan seribu yang jaraknya beberapa km saja dari Jakarta. Kali ini kita melalui Dermaga Muara Kamal.

Daftar Isi


Tentang Wisata Pulau Kelor Kepulauan Seribu DKI Jakarta

Kali ini kami akan mengunjungi 3 pulau sekaligus dalam sehari, yaitu Pulau Kelor, Pulau Onrust, dan Pulau Cipir. Mudah-mudahan hari ini tidak hujan dan ombak tidak besar, paling takut kalau naik perahu kecil dihantam badai. Tujuan Pertama kami adalah Pulau Kelor.

Flygard 1 GR 800 gram Pembasmi Lalat Ampuh Bahan Aktif Azamethiphos
Dermaga Muara Kamal

Pulau Kelor atau Kerkhof yang masuk wilayah Kepulauan Seribu DKI Jakarta, luasnya tidak lebih dari 28 hektar saja. Mungkin itu sebabnya sekarang disebut Pulau Kelor, mungkin karena ada pepatah "Tak seluas daun kelor". (Hahaha... Maaf, asal nebak, ilmu cocoklogi)

Di pulau ini kita bisa melihat peninggalan jaman Belanda. Di Pulau Kelor terdapat benteng yang cukup besar yang bernama Benteng Martello atau Benteng Menara. Sudah digunakan sejak tahun 1850 untuk bertahan dari serangan Bangsa Portugis sekaligus sebagai menara pengintai.

Pembangunan benteng bukan tanpa alasan, kolonial Belanda pada rentang tahun 1840-1880 tengah mengembangkan sistem pertahanan Nieuwe Hollandsc Waterlinie. Apa itu artinya? Coba tanya mbah google ya... Selain itu terdapat kuburan kapal tujuh atau Sevent Provincien, yaitu kapal yang digunakan untuk pemberontakan pertama antikolonial yang dilakukan oleh prajurit laut Indonesia.

Jaman Belanda Pulau ini namanya Pulau Kerkhof, yang artinya kuburan. Mungkin maksudnya pulau ini juga dijadikan tempat mengubur tenaga kerja paksa yang meninggal untuk membangun benteng tersebut, atau meriam di benteng ini yang menjadikan kapal musuh terkubur ke dalam lautan. Entahlah...

Ketika Gunung Krakatau tahun 1883 meletus dengan hebatnya, Benteng Martello ini menjadi rusak parah. Tentu juga kerusakan tersebut ditambah karena abrasi laut. Ada beberapa potongan tembok yang sudah tercebur dan tenggelam ke laut.

Masih enak-enaknya menikmati pemandangan di Pulau Kelor sambil berselfie ria, guide sudah meminta kami, kembali ke perahu, untuk melanjutkan tamasya ke Pulau Onrust.

Galeri Foto

Obyek Wisata Kepulauan Seribu Tempat Rekreasi DKI Jakarta
Tamasya Ke Pulau Kelor Piknik ke Kepulauan Seribu
Benteng Martello Pulau Kerkhof Pulau Kelor Kerkhof
Darmawisata ke Kepulauan Seribu Pelesir Pulau Kelor
Tour Pulau Kelor Liburan ke Pulau Kelor
Wisata DKI Jakarta Berjalan-jalan ke Kepulauan Seribu

Detail Pulau Kelor Kepulauan Seribu DKI Jakarta

Nama Tempat Wisata Pulau Kelor - Pulau Kerkhof
Kategori Wisata Wisata Alam - Wisata Bahari - Wisata Sejarah - Wisata Pantai
Wisata Provinsi Wisata DKI Jakarta
Wisata Daerah Wisata Kepulauan Seribu
Alamat Pulau Kelor Untungjawa, Kepulauan Seribu Selatan, Kab. Adm. Kep. Seribu, DKI Jakarta
Harga Tiket Masuk Pulau Kelor Satu paket 3 Pulau + transport perahu PP Rp. 100.000,-
Jam Buka Pulau Kelor 24 jam
Wisata Lain Terdekat Pulau Ayer, Pulau Bidadari, Pulau Onrust, Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Pramuka, Pulau Sepa, Pulau Pelangi, Pulau Macan, Pulau Putri

Lokasi